Resensi Novel Milan by Ainur Rahmah


Resensi Novel Milan by Ainur Rahmah
Resensator : Mery Nurfa Dilla



Identitas Buku

Judul Buku                  : Milan
Pengarang                    :Ainur Rahmah
Penerbit                       : Bintang Belia (PT Bentang Pustaka)
Jumlah Halaman          :  386 Halaman
Nomor Edisi                : 978-602-430-237-5
Genre                          : Novel Remaja
Harga Buku                 : P. Jawa Rp. 79.000,00

Sinopsis

Buku ini menceritakan kisah seorang remaja yang bernama Damara yang menyukai kakak kelasnya yang bernama Milan. Milan merupakan sosok yang dikenal dengan julukan cowok dingin karena baginya cewek hanya akan menyusahkan hidupnya. Damara yakin bisa untuk meluluhkan hati Milan, karena ia percaya bahwa Milan pasti membunya sisi lembut yang tersembunyi. Akan tetapi segala usaha yang dilakukan oleh Damara untuk mendekati Milan tak pernah berhasil, bahkan Milan sering membuat Damara sakit hati. Hal tersebut sama sekali tidak membuat Damara putus asa dalam memperjuangkan cintanya. Kelakuan Damara yang terlalu terobsesi pada Milan membuat Dava sahabat Damara jengkel, karena Dava diam-diam telah mencintai  Damara melebihi seorang sahabat. 

Akan tetapi, semenjak Damara menolong Milan dalam perkelahiannya dengan Adrian. Pada saat itu juga Milan mulai menaruh hati pada Damara. Milan mencari alamat rumah Damara untuk meminta maaf karena ia telah mempermalukan Damara didepan umum. selain itu, ia juga berterima kasih karena ia juga telah menolongnya. dan kata terakhir, yang Milan ucapkan pada Damara adalah semoga cepat sembuh, karena pada saat itu Damara sedang sakit.

seiring berjalannya waktu, akhirnya Damara bisa memiliki hati Milan, Meskipun sudah banyak hal menyedihkan yang telah Milan lakukan kepada Damara. Akan tetapi, keadaan mulai berbalik ketika Damaralah yang bersikapap cuek dan acuh tak acuh pada Milan. Tetapi, karena perasaan yang tulus yang telah dimiliki oleh Milan kepada Damara, itu memnmbuat hubungan mereka kembali seperti semula. seperti sepasang kekasih yang saling mencintai satu sama lain.

Diakhir cerita, Damara hhidup bahagia dengan Milan. Disisi lain, Dava yang merupakan sahabat kecil Damara dari dulu, dapat menghilangkan perasaanya pada Damara demi kebahagiaan dan jalan terbaiknya. Hingga saat itu juga Dava mulai mencintai Sindi yang merupakan temannya masa SMA.

Keunggulan

kelebihan dari buku ini adalah, kisah ini menginspirasi kepada para remaja yang sedang melanda percintaan. selain kisah itu juga ada kisah tentang arti pentingnya sebuah keluarga dan persahabtan. Selain itu, juga memberikan kata-kata inspirasi yang menyentuh hati.

Kelebihan

Buku ini tidak cocok untuk usia anak-anak, karena merupakan konten remaja. Karena menceritakann kisah percintaan yang tidak cocok untuk dibawah umur.


           

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pancasila sebagai Azas Demokrasi di Indonesia